Mengenal Lantai Vinyl; Jenis, Kelebihan, Penggunaan, serta Cara Memasangnya

Table of Contents

Lantai vinyl adalah tipe lantai yang kuat dan fungsional. Penampilannya juga indah dan nyaman di kaki. Jika memilih vinyl, pastikan jenis dan cara pemasangannya tepat. Kalkulator lantai vinyl ini dibuat untuk mengetahui jumlah kebutuhan lantai vinyl berdasarkan luas ruangan yang akan di pasang.

Lantai vinyl sangat cocok bagi keluarga yang memiliki anak kecil atau hewan peliharaan. Selain penampilannya yang menunjang desain interior ruangan, vinyl juga nyaman diinjak.

Jenis lantai ini lazim digunakan di kamar, ruang keluarga, bahkan kamar mandi. Vinyl terdiri atas tiga jenis utama. Masing-masing memiliki ciri dan kelebihan.

Pada artikel ini Anda akan diajak mengenal jenis dan ciri lantai vinyl. Apa saja kelebihan dan kekurangannya, serta bagaimana cara memasangnya. 

Apa itu lantai Vinyl?

Lantai vinyl adalah jenis lantai yang terbuat dari bahan sintetis. Beberapa lapisan dari bahan berbeda disatukan hingga membentuk pelapis lantai yang tahan lama dan nyaman diinjak.

Pada umumnya lapisan standar vinyl terbuat dari fiberglass. Lalu dilapisi dengan PVC (polivinil klorida) dan plastik. Lapisan paling atas dicetak dan di-emboss sehingga memunculkan motif menarik.

Vinyl tidak hanya dapat digunakan pada lantai. Tetapi juga dapat melapisi dinding dan beberapa jenis perabot. 

Jenis lantai Vinyl

Ternyata lantai vinyl juga memiliki jenis yang berbeda. Semuanya memiliki tekstur, ketebalan, serta kelebihan masing-masing. Anda dapat memilih satu dari tiga jenis vinyl berikut ini.

LVP atau Luxury Vinyl Planks

Jenis ini berupa lapisan yang panjang dan berbidang sempit. Tekstur dan motifnya mirip dengan lantai kayu.

Dibandingkan dua jenis vinyl lainnya, LVP lebih tebal dan kokoh. Karena itu, sangat cocok bagi mereka yang menginginkan pelapis lantai tahan lama, tidak mudah kotor, anti air dan anti gores.

LVP terbuat dari PVC tebal dengan lapisan yang dibuat sangat mirip dengan papan kayu. Warna dan teksturnya beragam, serta dapat dipadupadankan agar hasilnya lebih cantik. Dari warna coklat alami hingga abu-abu, bahkan putih.

Karena teksturnya yang tebal serta ketahanannya, jenis LVP cocok digunakan di dapur, kamar mandi, walk in closet, bahkan ruang bawah tanah.

LVT atau Luxury Vinyl Tile

Dari bahan, LVT tidak jauh berbeda dengan LVP. Hanya saja, tekstur dan motifnya menyerupai porselen, keramik atau batu alam. 

Ketahanan LVT juga sangat baik. Tahan air, goresan, serta mudah dibersihkan. Motif batu-batuannya akan memberi kesan alami dan segar. Cocok untuk ruang santai, ruang makan, kamar, kamar mandi, dan ruang tamu.

Dibandingkan LVP, jenis LVT jauh lebih mudah dipasang dan lebih hemat biaya. Karena dapat dilapiskan di atas lantai tanpa perlu membongkar keramik atau lapisan lantai sebelumnya.

Vinyl Sheet

Dibandingkan dua jenis vinyl sebelumnya, jenis ini adalah yang paling hemat. Baik dari segi harga, ongkos pasang maupun biaya perawatannya.

Motifnya lebih beragam. Dari yang alami seperti serat kayu dan batu-batuan alam, hingga motif yang lebih modern.

Tekstur vinyl sheet lebih lembut dibandingkan LVP dan LVT. Sehingga jenis ini tidak terlalu tahan goresan. Vinyl sheet juga memerlukan landasan yang benar-benar datar dan stabil agar dapat terpasang kuat.

Keunggulannya, vinyl sheet lebih mudah dilepas. Sehingga jika Anda bosan dengan motif atau gaya ruangan, tinggal membongkarnya dan mengganti dengan yang baru.

Karena mudah dibersihkan, anti air namun tidak terlalu kuat, jenis ini cocok untuk ruang bermain atau kamar anak. Juga kamar tidur, ruang tamu, atau ruang makan.

Ketahanan lantai Vinyl

Dibandingkan dengan keramik atau granit, vinyl tidak kalah kuat. Walaupun terbuat dari lapisan sintetis, tetapi vinyl anti goresan dan tahan api. 

Bagi Anda yang suka mengubah letak perabotan, hal ini sangat menguntungkan. Karena vinyl tidak akan rusak kalau terkena gesekan berulang.

Vinyl juga tahan terhadap lembab dan jamur serta korosi. Tidak menghantarkan arus listrik sehingga aman digunakan di kamar anak-anak

Apakah lantai Vinyl anti air?

Pertanyaan ini sering timbul karena lapisan-lapisan vinyl yang terkesan lembut dan mudah disusupi zat cair. Padahal sebenarnya, vinyl tahan air dan jenis zat cair lainnya. 

Permukaan vinyl yang dilapisi plastik merekat sempurna. Menahan zat cair agar tidak menyusup masuk ke pori-pori lapisan di bawahnya.

Berapa lama usia lantai Vinyl

Pada beberapa poin di atas ditegaskan bahwa lantai vinyl termasuk bahan yang tahan lama. Pada umumnya vinyl dapat bertahan hingga dua puluh bahkan tiga puluh tahun. 

Jika penggunaannya hati-hati, disapu dan pel secara teratur serta langsung dikeringkan saat ketumpahan air, bahkan bisa lebih lama. 

Beberapa situs produsen seperti Protex Flooring dan Sense Floor bahkan mengklaim lantai vinyl dapat bertahan hingga seratus tahun.

Kelebihan dan Kekurangan lantai Vinyl

Seperti halnya produk interior lain, lantai vinyl juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah beberapa diantaranya:

Kelebihan lantai vinyl

Seperti halnya produk interior lain, lantai vinyl juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah beberapa diantaranya:

Awet

Seperti disebutkan di atas, lantai vinyl dapat bertahan hingga puluhan tahun. Tentunya bergantung pada perawatan dan pemakaiannya. Rentang waktu ini menunjukkan kualitas vinyl yang tahan lama.

Lebih ekonomis

Vinyl tidak semahal lantai kayu atau parket. Namun tampilannya tidak kalah indah dari jenis lantai tersebut. Vinyl juga jauh lebih ekonomis dari lantai granit.

Selain itu, vinyl tidak memerlukan peralatan khusus atau tukang khusus untuk memasangnya. Hal ini akan memangkas banyak biaya.

Mudah menentukan gaya ruangan

Vinyl memiliki banyak ragam warna, ketebalan, motif dan tekstur. Sehingga lebih mudah untuk dipadukan dengan desain interior ruangan. 

Jika bosan dengan gaya ruangan dan desain lantai, pemilik rumah juga dengan mudah dapat mencopot dan memasang vinyl baru.

Relatif aman

Dibandingkan dengan keramik atau granit, vinyl juga lebih aman. Keramik memiliki tekstur keras, licin dan dingin. Sedangkan vinyl tidak licin, lebih nyaman diinjak dan lebih hangat di permukaan telapak kaki. Vinyl juga tahan sinar UV dan panas. 

Tampilah mewah

Tampilan vinyl dapat membawa kesan lebih mewah pada ruangan. Motif natural akan menjadikan ruang terkesan hangat, eksotis dan menawan. Sedangkan motif modern akan menjadikan rumah terkesan lebih berkelas.

Dapat dipasang sendiri

Jika keramik, lantai kayu dan parket memerlukan tukang khusus untuk memasangnya, vinyl tidak. Pemilik rumah dapat memasang lembaran-lembaran vinyl sendiri. Hanya menggunakan peralatan sederhana seperti lem, cutter tajam dan penggaris atau meteran. 

Kekurangan lantai vinyl

Selain berbagai kelebihan, lantai vinyl juga memiliki beberapa kekurangan. Yaitu:

Tidak bisa diperbaiki

Jika rusak, lantai vinyl tidak dapat diperbaiki. Melainkan harus dibuka dan diganti dengan yang baru. Hal ini akan merugikan terutama jika kerusakan hanya terjadi pada sebagian kecil lantai. Sementara lantai vinyl harus dibeli per meter persegi (sekitar 15-19 potong).

Untuk menghindari kerusakan, rawat vinyl dengan seksama seperti rutin membersihkan dan mengepelnya. Jangan membeli vinyl KW 3 yang lebih tipis (kurang dari 3 cm) walaupun harganya lebih murah.

Tidak bisa diperbaiki

Salah satu bahan lantai vinyl adalah VOC (Volatile Organic Compounds). Bahan ini ditengarai dapat mengakibatkan gangguan kesehatan jika terhirup dalam jumlah banyak. Misalnya gangguan pernapasan, batuk, alergi, serta sakit kepala.

Cara mengatasinya adalah dengan memberikan sirkulasi udara yang baik pada ruangan. Setelah membuka paket vinyl, biarkan dahulu paling tidak satu jam di ruang terbuka sebelum memasangnya ke lantai.