Kalkulator Keramik

Daftar Isi

Lantai keramik dapat menambah keindahan ruangan di dalam rumah. Dengan semakin beragam motif yang tersedia, sepertinya Anda membutuhkan rekomendasi keramik lantai yang tepat.

Pada dasarnya lantai adalah elemen penting sebuah bangunan. Bukan hanya fungsi, penampilannya pun dapat menunjang keindahan ruangan. 

Ada beragam warna, ukuran, jenis serta motif keramik lantai di pasaran. Tinggal memilihnya sesuai selera dan gaya ruangan. Namun tentu ada berbagai pertimbangan agar rumah tampil lebih menarik dan estetik.

Pada artikel ini Anda akan mendapatkan aneka tips dalam menentukan jenis dan motif keramik yang cocok dengan konsep hunian. Yuk, simak bersama! 

Kalkulator keramik disamping dibuat untuk membantu anda menghitung kebutuhan keramik serta biaya yang harus dikeluarkan.

Apa itu keramik?

Sebelum memilih motif dan jenis sesuai selera, mari mengenal terlebih dahulu apa itu keramik. Keramik merupakan tanah liat yang dibakar dan dibentuk hingga menjadi suatu karya seni dan berbagai benda berdaya guna.

Selain keramik lantai, jenis lainnya yakni gerabah dan genteng. Fungsi keramik juga bervariasi, mulai dari  sebagai peralatan masak, busi, dan isolator listrik.

Keramik lantai dibuat dengan cara memanaskan tanah liat. Setelah itu diberi glazur agar permukaannya halus dan berkilau.

Jenis-jenis keramik

Ada berbagai jenis keramik lantai di pasaran yang dibedakan berdasarkan proses pembuatan, jenis permukaan, serta kualitas. Berikut deretannya:

Berdasarkan proses pembuatannya

Ada berbagai jenis keramik lantai di pasaran yang dibedakan berdasarkan proses pembuatan, jenis permukaan, serta kualitas. Berikut deretannya:

  • Jenis powder pressed

Jenis ini dibuat dengan cara membasahi bahan-bahan keramik dan menggilingnya hingga halus. Kemudian dikeringkan sampai menjadi bubuk dan di-press dengan tekanan tinggi pada cetakannya.

  • Jenis extured ceramic

Jenis ini juga dibuat dengan cara membasahi dan menggiling bahan-bahan pembuatnya. Namun hasil penggilingan langsung dicetak kemudian dipotong-potong.

  • Jenis single firing

Sesuai dengan namanya, keramik lantai ini hanya mengalami satu kali pembakaran, yaitu setelah diberi glazur dan dicetak.

  • Jenis double firing

Keramik double firing dibakar dua kali, yakni sebelum dan sesudah proses glazur.

Menurut jenis permukaan

    • Glazed ceramic

    Keramik ini permukaannya halus, berkilau dan licin hingga terkesan mewah. Glazed ceramic cocok digunakan di dalam ruangan. Teksturnya padat dan tidak memiliki pori serta glazur menyatu dengan badan keramik.


    • Unglazed ceramic

    Berkebalikan dengan glazed ceramic, unglazed tidak berkilau dan licin namun lebih tebal serta anti gores. Jenis keramik ini justru agak kasar, sehingga cocok digunakan sebagai pelapis lantai outdoor. Misalnya pinggiran kolam, pavement, garasi, atau di kamar mandi. 

Menurut kualitasnya

  • Keramik KW 1

Ini adalah jenis keramik terbaik. Kualitasnya bagus, bermotif rapi, berwarna cerah dan potongannya juga presisi. KW 1 sangat bisa dipasang sendiri karena selisih setiap sudut kepingnya maksimal 1 mm saja.

  • Keramik KW 2

Selisih ukurannya maksimal 2 mm dan berwarna tidak secerah keramik KW 1. Bagi yang ingin mendapatkan keramik berharga ekonomis, maka KW 2 bisa menjadi pilihan.

  • Keramik KW 3

Kualitas keramik ini paling rendah. Selisih sudutnya seringkali sangat lebar, hingga lebih dari 2 mm. Motifnya juga tidak presisi dan kecerahan warnanya kurang.

Porselen vs Keramik

Selain keramik, porselen juga sering digunakan sebagai pelapis lantai. Keduanya sekilas terlihat sama, tetapi memiliki kelebihan masing-masing.

Porselen bukan terbuat dari tanah liat melainkan kaolin. Karenanya memiliki ketahanan yang lebih bagus terhadap air. Tetapi kurang tahan ketahanannya terhadap panas.

Porselen lebih keras dibandingkan keramik, sehingga lebih tahan tekanan. Bahkan juga bisa digunakan di daerah dengan iklim sedang.

Jika Anda ingin memakai porselen sebagai pelapis lantai, maka dianjurkan memakai jasa pemasang ahli karena mudah pecah saat dipotong.

Pemakaian porselen lebih cocok untuk lantai, baik di luar maupun dalam ruangan. Bisa juga dijadikan meja atau pajangan. Namun tidak cocok digunakan pada dinding seperti keramik.

Kelebihan keramik lantai

Dibandingkan dengan pelapis lantai seperti porselen, granit atau marmer, keramik lantai memiliki kelebihan tersendiri, antara lain:

Harga ekonomis

Harga keramik tidak terlalu mahal. Dibandingkan dengan granit atau marmer, jelas lebih ekonomis. 

Karena tahan lama, keramik juga bisa menghemat biaya perawatan rumah. Selain itu jenis lantai ini tidak memerlukan perawatan khusus.

Mudah didapat

Keramik bisa didapatkan di toko bangunan, khusus keramik, atau swalayan bahan bangunan. Bahkan di daerah pinggiran pun mudah didapatkan. 

Motif dan ukuran beragam

Ada berbagai pilihan motif dan warna keramik. Hal ini tentu memudahkan pemilik rumah memilih keramik yang sesuai dengan selera. 

Keramik juga tersedia dalam berbagai ukuran. Misalnya 30×30 cm, 60×60 cm, atau untuk kamar mandi yang berukuran 15×15 cm.

Karena itulah, maka kebutuhan keramik dapat mudah disesuaikan dengan luas ruangan.

Penggunaan yang luas

Keramik tidak hanya digunakan di lantai. Tetapi juga sebagai pelapis dinding, meja dapur, kolam renang, dll.

Penggunaan keramik lantai di area indoor maupun outdoor menyesuaikan dengan jenis dan penggunaan ruang.

Ketahanan keramik lantai

Seperti yang disebutkan di atas, keramik tahan terhadap goresan, tekanan dan panas. Bahkan yang kualitas di bawah pun juga tidak mudah disusupi air. 

Kekurangan keramik lantai

Walaupun memiliki berbagai kelebihan, keramik juga memiliki kekurangan, diantaranya adalah:

Mudah pecah

Keramik mudah pecah jika terbanting, menerima tekanan terlalu tinggi, mengalami perubahan temperatur atau terbentur benda keras dan berat.

Namun kondisi ini ditentukan juga oleh kualitas keramik lantai. Untuk meminimalisir kerusakan, gunakan kualitas premium atau KW 1.

Sulit memasangnya sendiri

Tidak semua orang dapat memasang keramik lantai dengan benar. Pemasangan pelapis lantai ini memerlukan ketelitian agar tidak miring, pecah, atau longgar. 

Sebaiknya gunakan keramik berkualitas tinggi yang ukurannya presisi. Jika ragu, juga dapat membayar jasa tukang khusus agar hasil pemasangan sempurna. 

Kurang aman bagi lansia dan anak-anak

Keramik memiliki tekstur keras dan dingin saat diinjak. Bagi lansia, suhu dingin ini dapat memicu ngilu pada pergelangan kaki. Sebaiknya mereka mengenakan sandal rumah bersol karet agar telapak kaki lebih hangat.

Saat basah, keramik juga menjadi sangat licin. Bahkan telapak kaki basah yang menginjak permukaan keramik kering juga mudah terpeleset. 

Bagi mereka yang memiliki anak kecil, pengawasan orang tua sangat diperlukan agar mereka tidak berlari di lantai keramik dengan kaki basah. 

Berapa lama ketahanan usia keramik?

Lantai keramik dapat bertahan hingga 10 bahkan 20 tahun. Jika dirawat dan dibersihkan secara telaten, ketahanan dan keindahannya bahkan bisa bertahan jauh lebih lama lagi.

Tips memasang keramik sendiri

Walaupun memasang keramik membutuhkan keahlian, bukan berarti tidak bisa dilakukan sendiri. Berikut adalah peralatan, tips dan langkah memasang keramik lantai sendiri.

Peralatan yang dibutuhkan

Untuk dapat memasang keramik sendiri dibutuhkan:

  • Semen khusus perekat keramik
  • Pengisi nat keramik
  • Papan aplikator untuk meratakan semen
  • Meteran
  • Pemotong keramik
  • Pensil
  • Benang tebal
  • dan tentu saja, keramik yang akan dipasang.

Langkah memasang keramik

Setelah menyiapkan peralatan, kini saatnya memasang sendiri keramik lantai. Tips dan langkahnya adalah:

  • Mengukur luas ruangan

Dengan meteran, ukur luas ruangan secara teliti. Setelah itu sediakan keramik sesuai kebutuhan. Misalnya ruangan berukuran 8×9 meter, maka luas ruangannya adalah 72 meter persegi.

Setelah mengukur ruangan, tarik meteran dari kiri ke kanan dan beri tanda dengan pensil di lantai ruangan. Kemudian tarik benang dan tempelkan pada tanda yang dibuat tadi. Fungsi benang adalah acuan saat proses pemasangan keramik.

  • Menghitung kebutuhan keramik

Setelah mendapat ukuran luas lantai, hitung kebutuhan keramik. Caranya adalah membagi luas lantai dengan luas bidang keramik. Misalnya:

Luas bidang keramik berukuran 30×30 cm adalah 0,3 m x 0,3 m = 0,9 m2.

Jika satu kotak keramik berisi 20 keping, maka luas bidang keramik seluruhnya adalah 0,9 m2 x 20 keping = 18 m2.

Maka jumlah keramik yang dibutuhkan adalah 72 m2 : 18 m2 = 4 kotak. Lebihkan satu kotak sebagai cadangan.

  • Memperhatikan kondisi keramik

Seperti dijelaskan pada poin sebelumnya, keramik memiliki jenis dan kualitas masing-masing. KW 3 memiliki selisih ukuran sudut yang lebih besar dari KW1 dan 2.

Kualitas keramik yang dipilih akan menentukan bagaimana Anda memasangnya agar tidak bertabrakan. Kemudian pasang dengan selisih jarak 2-3 mm.

  • Mengoleskan perekat keramik pada lantai

Perekat keramik adalah pengganti adukan semen yang berfungsi untuk merekatkan. Kelebihannya adalah kuat walaupun hanya disapukan tipis-tipis di atas permukaan lantai. 

Namun perekat khusus ini biasanya lebih mahal. Jika ingin lebih ekonomis, gunakan adukan semen, pasir dan air.

  • Memasang keramik

Sebelum memasang keramik, pastikan bagian bawah bersih dari kerikil atau pasir. Tujuannya agar keramik merekat sempurna.

Selain itu, setelah ditempelkan di atas perekat keramik, ketuk-ketuk pelan setiap sisi agar padat. Pastikan pula ketinggian setiap keping yang tertempel sama.

Supaya tidak miring gunakan benang yang direntangkan dari dinding ke dinding pada ruangan atau memanfaatkan waterpass.

  • Memasang nat

Setelah keramik terpasang sempurna, saatnya mengisi sela antar kepingnya. Gunakan nat khusus yang dijual di pasaran. 

Nat tersedia dalam berbagai warna dan dapat disesuaikan dengan konsep keramik. Setelah terpasang seluruhnya, maka selesai sudah proses pemasangan keramik.

Jangan lupa untuk menutup ruangan selama dua hingga tiga hari. Jika terlalu cepat diinjak, lantai keramik dapat rusak, miring dan terbongkar kembali.

Cara merawat lantai keramik

Keramik lantai juga memerlukan perawatan agar tahan lama dan tetap indah. Caranya adalah:

  • Menyapu dan mengepel lantai secara teratur
  • Hindari gesekan atau tekanan terlalu kuat dengan benda keras. Misalnya standar motor, perabotan, atau benda keras lainnya.
  • Jika ada kotoran yang menempel, segera bersihkan dengan pel lembab. Kotoran yang terlalu lama menempel akan sulit dibersihkan dan meninggalkan noda pada permukaan lantai.
  • Jika nat terlihat kopong, segera isi kembali agar keramik tidak lepas.

Pilihan desain dan style lantai keramik

Saat ini ada ratusan bahkan ribuan ragam desain dan motif keramik. Begitu pula dengan ukurannya. Diantara beberapa yang populer adalah:

Motif abstrak

Motif ini dapat digunakan pada lantai maupun dinding. Kelebihan motif abstrak adalah tidak ketinggalan zaman.

Motif batu-batuan

Motif batuan akami cocok digunakan di teras, pavement taman, atau pinggiran kolam renang.

Motif kayu

Motif kayu biasanya tersedia untuk keramik kualitas premium atau KW 1. 

Polos

Keramik polos termasuk yang paling banyak digunakan. Jika pilihan warnanya tepat akan menguatkan gaya interior ruangan. 

Motif vintage

Walaupun termasuk motif gaya lama, vintage tidak pernah ketinggalan zaman. Gunakan pada lantai ruang keluarga dan padukan dengan perabotan bernuansa shabby untuk gaya ruang yang unik. 

Motif asimetris

Motif asimetris biasanya berupa bujur sangkar atau persegi panjang berukuran yang tidak sama. Motif ini dapat dipadukan dengan gaya ruang klasik maupun modern.

Tips memilih lantai keramik

Memilih lantai keramik tidak bisa dilakukan sembarangan. Salah-salah, tidak sesuai dengan kondisi ruangan. 

Agar dapat memilih keramik lantai yang tepat, berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan.

Sesuaikan ukuran dengan luas ruangan

Keramik lantai memiliki berbagai ukuran. Namun tidak semua pas untuk diaplikasikan pada ruang di rumah. 

Ruangan dengan luas terbatas lebih cocok menggunakan keramik berukuran sedang, misalnya 30 x 30 cm atau 35 x 35 cm.

Namun ruangan yang luas dengan langit-langit tinggi akan sangat pas menggunakan keramik dengan keping yang lebih besar, misalnya 60 x 60 cm.

Pilihan warna yang tepat

Keramik tersedia dalam warna-warna terang, lembut, serta gelap. Warna terang lebih cocok untuk ruangan yang kecil karena memberikan efek luas.

Warna gelap dapat digunakan di teras, balkon atau pavement karena tidak cepat terlihat kotor. 

Warna-warna lembut seperti krem dan beige juga dapat digunakan di ruangan kecil. Ini memberikan sentuhan berbeda namun tetap menyatu dengan dekorasi ruang.

Sesuaikan jenis keramik dengan fungsi ruang

Setiap ruangan memiliki fungsi berbeda. Pemilihan jenis keramik yang tepat akan memaksimalkan fungsinya. 

Penggunaan keramik untuk outdoor tentu berbeda dengan indoor. Misalnya penggunaan keramik pada ruang tamu yang tidaklah sama dengan di kamar mandi.

Rekomendasi lantai keramik untuk berbagai ruangan

Karena setiap ruangan memiliki fungsi berbeda, maka sebaiknya penggunaan keramik sebagai pelapis lantai juga perlu dibedakan. 

Berikut ini adalah tips memilih jenis keramik lantai terbaik untuk setiap ruangan di rumah. 

Jenis keramik terbaik untuk ruang tamu

Ruang tamu harus tampil elegan, rapi, serta mencerminkan penerimaan tuan rumah terhadap tamu-tamunya. Karena itu, paduan warna dan interior sangat penting.

Pilih keramik jenis glazed dengan motif kayu atau abstrak yang mewah. Untuk warna gunakan corak terang dan lembut. Atau jika ruangan cukup luas, padukan bersama tone gelap sebagai variasi.

Jenis keramik terbaik untuk dapur

Dapur memerlukan lantai yang enak diinjak dan nyaman karena pergerakan di ruang ini cukup tinggi. Keramik motif kayu atau polos sangat cocok karena area tersebut memiliki perabotan beragam.

Usahakan memilih keramik yang tidak terlalu licin untuk keamanan sebab seringkali lantai dapur ketumpahan air sisa mencuci piring atau memasak. 

Jenis keramik terbaik untuk kamar mandi

Sama seperti dapur, kamar mandi juga menggunakan keramik jenis unglazed. Sebagai tambahan, gunakan yang bertekstur dan memiliki permukaan kasar agar tidak licin ketika terkena air.

Jenis keramik terbaik untuk outdoor

Bagian outdoor rumah yang biasa diberi keramik adalah teras, balkon, jalan masuk utama, pinggiran taman, serta kolam renang.

Untuk bagian ini, keramik motif batu-batuan adalah yang paling sering digunakan. Bisa juga mengaplikasikan yang bertekstur dan berpermukaan kasar karena tidak licin dan tahan goresan.

Keramik lantai memiliki berbagai jenis, motif, ukuran serta warna. Pemilihan yang cocok untuk setiap ruangan dapat memperindah tampilan hunian.

Untuk penggunaan indoor, lazim menggunakan keramik jenis glazed yang berkilau dan tampak mewah. Sedangkan sisi outdoor akan tampil indah alami dengan unglazed dan motif natural.

Walaupun biasanya menggunakan tenaga ahli, keramik juga dapat dipasang sendiri. Dengan perawatan teratur keramik lantai dapat bertahan hingga lebih dari dua puluh tahun.