Besi Cor Adalah : Pengertian, Jenis-jenis, dan Contohnya dalam Konstruksi

Dalam teknik dan konstruksi, terdapat berbagai macam istilah serta nama material yang mungkin cukup unik bagi orang awam, salah satunya adalah istilah Besi Cor. Bagi Anda yang sedang mempersiapkan pembangunan rumah impian, besi cor adalah jenis material yang mungkin perlu anda ketahui informasinya dengan baik dan seksama.

Mari kita simak!

Baca Juga :

Cek Kalkulator Besi Cor Ini Untuk Berbagai Kebutuhan Perhitungan

Jangan Salah! Begini Cara Menghitung Berat Plat Besi Yang Benar

Jadi, Besi Cor Adalah?

besi cor adalah pondasi dasar bangunan

Besi konstruksi, atau yang lebih umum dikenal dengan Besi Cor adalah salah satu jenis besi yang terdiri dari 2%-6,67% carbon (C), 1-3% silicon (S), 0,25-15% Magnesium/Mangan (Mg), 0,05 – 1,5% Phosphor (p), dan 1,5% Sulfur (s). Besi cor bukan semata besi yang digunakan untuk ngecor, yaa. Besi cor adalah besi yang memiliki titik lebur sebesar 1.150 derajat celcius – 1.300 derajat celcius dan dapat dituang ke dalam bentuk-bentuk yang cukup rumit, yang akan kita bahas nanti.

Jenis Besi Cor Berdasarkan Kandungannya

Berdasarkan kandungan atau bahan bakunya, besi cor dibagi ke dalam empat jenis, yaitu:

1. Besi cor kelabu (Gray Cast Iron)

Besi cor kelabu dinamakan demikian karena memiliki kandungan silicon 1-3%, karbon 2,5-4%, mangan 0,2-1%, Phospor 0,002-1%, dan sulfur 0,02-0,025% yang menjadikan karakteristiknya berwarna abu-abu. Jenis besi cor ini banyak Dicari karena harganya yang relatif murah dan mudah ditemukan. Contoh kode produk besi cor kelabu yaitu ASTM 40.

2. Besi Cor Nodular

Kalau jenis yang ini, dinamakan “Nodular” karena kandungan Grafit dalam besi ini cenderung bulat atau nodular. Besi cor nodular terdiri atas kandungan karbon 3-4%, silicon 1,8-2,8%, mangan 0,1-1,0%, fosfor 0,01-0,1%, dan sulfur 0,01%-0,03%. Besi cor ini sering digunakan untuk proses cor melengkung.

3. Besi Cor Mampu Tempa

Selanjutnya ada besi cor mampu tempa. Besi cor ini memiliki kandungan karbon 2,2-2,9%, silicon 0,9-1,9%, mangan 0,15-1,2%, fosfor 0,02-0,2%, dan sulfur 0,02-0,2%. Oleh sebab itu besi cor mampu tempa lebih sering digunakan untuk perkakas presisi dan alat alat penggerak kereta api dibanding digunakan dalam proyek. Contoh kode material besi cor mampu tempa adalah ASTM A220.

4. Besi Cor Putih

Terakhir, ada besi cor putih yang terdiri atas karbon 1,8%-3,6%, mangan 0,25%-0,80%, fosfor 0,06-0,2% dan sulfur 0,06-0,2%. Jenis besi cor ini hampir mirip, tapi lebih kuat dari jenis besi cor kelabu. Disebut “Besi Cor Putih” karena besi ini berwarna putih pada bagian dalam nya. Meskipun kuat, jenis besi cor ini harus digunakan dengan cara yang tepat agar tidak patah. Hindari menjatuhkan besi ini pada titik lemah.

Contoh Besi Cor untuk Konstruksi

proses pengecoran beton menggunakan besi cor

Seperti yang sudah disebutkan di awal, besi cor adalah jenis material yang aplikasinya langsung dapat dituang menjadi bermacam bentuk yang umum digunakan dalam proyek bangunan. Ini adalah sepuluh contohnya:

  1. Beton

Contoh yang pertama dan paling mudah ditemukan adalah besi cor beton. Bentuknya bulat dengan jenis ulir dan polos. Beton biasanya digunakan untuk rangka pondasi rumah. Besi cor beton dikenal memiliki ketahanan yang baik sehingga cocok untuk dijadikan pondasi.

  1. H-Beam
Penampakan struktur H-Beam

Sesuai namanya, H-beam merupakan material besi cor yang memiliki bentuk seperti huruf H. Biasanya, besi ini digunakan dalam proyek konstruksi besar seperti pembangunan gedung atau jembatan.

Balok H adalah balok struktural yang terbuat dari rolled steel atau baja canai. Ini yang memberikan kekuatan yang sangat baik pada H-Beam. Disebut H-Beam karena material ini terlihat seperti huruf H jika dilihat dari atas penampang.

Balok-H memiliki pinggiran luar yang lebih lebar dibanding balok-I atau I-beam, tetapi balok-I memiliki tepi yang meruncing..

  1. Wide Flange (I-Beam)

Kalau H-Beam berbentuk seperti huruf H, maka I-Beam tampak seperti huruf I kapital. Hampir serupa, tapi memiliki panjang yang berbeda dengan H-Beam. Selain itu, ketahanan Wide Flange juga lebih kuat dari H-Beam sehingga dapat digunakan pada struktur bangunan yang lebih efisien.

  1. Siku

Selanjutnya ada besi siku yang membentuk sudut 90 derajat. Biasanya, besi ini digunakan untuk pembuatan tangga atau rak besi. Ukurannya pun beragam, yaitu 2, 3, 4, dan 5 cm. 

  1. CNP & UNP

Jika besi Siku hanya memiliki 2 sisi, besi CNP & UNP memiliki 3 sisi yang membentuk huruf C dan U. Meskipun mirip, namun fungsi CNP dan UNP berbeda. Besi CNP berfungsi untuk membentuk rangka, seperti rangka atap. Sedangkan besi UNP berfungsi sebagai penopang dinding dan penutup atap. 

  1. Expanded Metal

Contoh besi selanjutnya adalah Expanded Metal yang dibuat dengan cara menyayat dan menarik pelat baja berlubang tanpa proses pengelasan. Bentuknya menyerupai jaring, dan memiliki karakteristik ringan namun sangat kuat. Besi ini memiliki bermacam ukuran dan kegunaan.

  1. Wiremesh

Hampir mirip dengan Expanded Metal, contoh besi ini juga terlihat seperti jaring, hanya saja bentuknya kotak-kotak, tidak seperti Expanded Metal yang berbentuk belah ketupat. Besi Wiremesh biasa digunakan untuk pagar atau penguat dak beton pada sebuah bangunan.

  1. Plat Besi

Selanjutnya, ada Plat Besi yang bentuknya merupakan lempengan besi besar bertekstur. Umumnya, besi ini digunakan sebagai bahan utama pembuatan alat transportasi dan industri, namun kini fungsi Plat Besi mulai merambah ke dunia konstruksi. Keunggulan besi ini adalah sifatnya yang tahan korosi.

  1. Hollow

Sesuai namanya, besi ini berbentuk kotak dan memiliki lubang ditengahnya (Hollow). Besi yang terbuat dari campuran galvanis dan baja ini digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti pembuatan pagar, kanopi, dan railing tangga. 

  1. Pipa Besi

Yang terakhir, sedikit mirip dengan besi Hollow adalah pipa besi. Perbedaannya, pipa besi berbentuk bulat sempurna dengan lubang ditengahnya. Sesuai namanya, besi yang terbuat dari baja ini memiliki fungsi untuk mengalirkan beberapa material seperti bahan tambang atau gas.

Besi cor dalam konstruksi memiliki jenis, contoh dan fungsi yang beragam. Anda bisa menyesuaikan nya dengan kebutuhan konstruksi yang sedang Anda bangun. Semoga ulasan di atas bermanfaat, ya!

BAGIKAN ARTIKEL INI
Facebook
LinkedIn
Twitter
WhatsApp
PENULIS

Hitung berbagai kebutuhan biaya proyek Anda

Gunakan kalkulator sederhana yang kami buat untuk mengetahui berbagai kebutuhan estimasi biaya proyek anda.

KALKULATOR MATERIAL

semen

beton

batu bata

pasir

atap baja ringan

berat plat besi

besi cor

KALKULATOR FINISHING

lantai keramik

lantai vinyl

wallpaper

cat

Maaf aplikasi kami saat ini sedang di sempurnakan.

Apakah anda bersedia menjadi tester aplikasi kami? Silahkan masukan email anda dibawah. Tim kami akan menghubungi anda.